Olahraga Sore Hari untuk Mengurangi Stres dan Memperbaiki Kualitas Tidur Malam

Olahraga di sore hari sering dianggap waktu yang paling ideal untuk menjaga kebugaran sekaligus menenangkan pikiran setelah aktivitas panjang. Banyak orang mengalami stres akibat pekerjaan, kemacetan, hingga tekanan sosial yang menumpuk. Jika dibiarkan, stres bisa memengaruhi kualitas tidur dan membuat tubuh lebih sulit pulih. Karena itu, olahraga sore bukan hanya tentang membakar kalori, tetapi juga tentang membangun transisi yang sehat menuju malam yang lebih tenang dan tidur yang lebih berkualitas.

Read More

Mengapa Waktu Sore Lebih Efektif untuk Relaksasi

Sore hari adalah fase ketika tubuh mulai menurunkan ritme kerja setelah puncak aktivitas di siang hari. Pada jam-jam ini, hormon stres seperti kortisol biasanya mulai menurun secara alami. Ketika olahraga dilakukan pada waktu yang tepat, tubuh akan memproduksi endorfin yang membantu memperbaiki suasana hati dan menurunkan ketegangan. Efek ini membuat pikiran lebih rileks dan membantu mengurangi beban emosi yang terbawa hingga malam.

Jenis Olahraga Sore yang Cocok untuk Mengurangi Stres

Tidak semua olahraga harus berat untuk menghasilkan manfaat besar. Aktivitas ringan hingga sedang justru lebih disarankan agar tubuh tidak terlalu “terbangun” menjelang tidur. Jalan cepat, jogging pelan, bersepeda santai, yoga, atau latihan peregangan dinamis adalah pilihan efektif. Jenis olahraga ini membantu memperlancar aliran darah dan melepaskan ketegangan otot yang biasanya muncul akibat duduk lama atau posisi kerja yang kurang ideal.

Hubungan Olahraga Sore dengan Kualitas Tidur

Olahraga sore dapat meningkatkan kualitas tidur karena membantu tubuh mencapai kondisi lelah yang sehat. Setelah berolahraga, suhu tubuh meningkat lalu perlahan turun beberapa jam setelahnya. Penurunan suhu tubuh inilah yang memicu sinyal alami untuk tidur lebih nyenyak. Selain itu, olahraga teratur membantu memperbaiki ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur kapan tubuh merasa segar dan kapan tubuh merasa mengantuk.

Durasi dan Intensitas yang Aman Dilakukan

Agar manfaat olahraga sore terasa maksimal, durasi 20–45 menit sudah cukup bagi kebanyakan orang. Intensitas sebaiknya berada pada level sedang, yaitu kondisi ketika napas sedikit meningkat tetapi masih bisa berbicara. Jika latihan terlalu berat atau dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur, detak jantung dan adrenalin bisa meningkat sehingga tubuh menjadi sulit rileks. Idealnya olahraga sore dilakukan 2–3 jam sebelum waktu tidur.

Kebiasaan Pendukung agar Tidur Lebih Nyenyak

Olahraga sore akan lebih efektif bila dibarengi kebiasaan yang mendukung relaksasi. Setelah latihan, lakukan pendinginan dan peregangan agar tubuh tidak tegang. Hindari konsumsi kafein sore hingga malam hari, serta batasi penggunaan gadget yang memicu stimulasi berlebihan. Mandi air hangat setelah olahraga juga bisa membantu menurunkan stres dan mempercepat rasa kantuk secara alami.

Kesimpulan

Olahraga sore hari adalah cara sederhana namun efektif untuk menurunkan stres dan membantu tidur lebih berkualitas. Dengan memilih jenis aktivitas yang sesuai, menjaga durasi dan intensitas, serta mendukungnya dengan rutinitas yang sehat, tubuh akan lebih mudah rileks dan tidur menjadi lebih nyenyak. Jika dilakukan secara rutin, olahraga sore bukan hanya memperbaiki kebugaran, tetapi juga membantu menjaga kestabilan emosi dan produktivitas di hari berikutnya.

Related posts