Aktivitas kerja yang padat, baik dilakukan di kantor maupun dari rumah, sering kali membuat tubuh terasa pegal dan kaku. Duduk terlalu lama, posisi tubuh yang kurang ideal, serta minimnya pergerakan menjadi penyebab utama munculnya ketegangan otot. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini dapat menurunkan produktivitas dan kenyamanan saat bekerja. Oleh karena itu, rutinitas peregangan ringan menjadi solusi sederhana namun efektif untuk membantu mengurangi pegal tubuh setelah aktivitas padat kerja.
Penyebab Pegal Tubuh Akibat Aktivitas Kerja
Pegal tubuh umumnya muncul karena otot bekerja dalam posisi statis dalam waktu lama. Saat duduk berjam-jam, otot leher, bahu, punggung, dan pinggang menahan beban tubuh tanpa relaksasi yang cukup. Aliran darah ke area tersebut menjadi kurang optimal sehingga memicu rasa nyeri dan kaku. Selain itu, kebiasaan mengetik atau menggunakan perangkat digital secara terus-menerus juga dapat menyebabkan ketegangan pada pergelangan tangan dan lengan. Faktor stres kerja pun turut memperparah kondisi tubuh karena otot cenderung menegang saat pikiran tertekan.
Manfaat Rutinitas Peregangan Ringan
Melakukan peregangan ringan secara rutin memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Peregangan membantu melancarkan aliran darah ke otot yang tegang sehingga rasa pegal dapat berkurang secara alami. Selain itu, peregangan juga meningkatkan fleksibilitas otot dan sendi, membuat tubuh terasa lebih ringan dan rileks. Rutinitas ini dapat membantu memperbaiki postur tubuh, terutama bagi pekerja yang sering duduk dalam posisi yang sama. Manfaat lainnya adalah meningkatkan fokus dan konsentrasi karena tubuh yang rileks akan mendukung kondisi mental yang lebih stabil saat bekerja.
Jenis Peregangan yang Mudah Dilakukan Setelah Kerja
Peregangan ringan tidak memerlukan alat khusus dan dapat dilakukan di mana saja. Peregangan leher dengan memiringkan kepala ke kanan dan kiri secara perlahan membantu meredakan ketegangan akibat menatap layar terlalu lama. Peregangan bahu dengan memutar bahu ke depan dan ke belakang dapat mengurangi rasa kaku di area atas tubuh. Untuk punggung dan pinggang, gerakan membungkuk perlahan atau meregangkan tubuh ke samping sangat membantu melemaskan otot. Sementara itu, peregangan tangan dan pergelangan dengan menarik jari secara perlahan efektif untuk mengurangi pegal akibat aktivitas mengetik.
Waktu Terbaik Melakukan Peregangan
Waktu terbaik untuk melakukan peregangan adalah setelah menyelesaikan aktivitas kerja atau saat istirahat singkat di sela-sela pekerjaan. Meluangkan waktu 5–10 menit setiap beberapa jam sudah cukup untuk membantu menjaga kondisi otot tetap rileks. Peregangan di sore atau malam hari setelah bekerja juga sangat dianjurkan untuk membantu tubuh bertransisi dari kondisi aktif ke kondisi istirahat. Dengan waktu yang konsisten, manfaat peregangan akan terasa lebih optimal dalam jangka panjang.
Tips Agar Rutinitas Peregangan Lebih Konsisten
Agar rutinitas peregangan ringan dapat dilakukan secara konsisten, penting untuk menjadikannya bagian dari kebiasaan harian. Mengatur pengingat di sela jam kerja dapat membantu mengingatkan waktu untuk bergerak. Melakukan peregangan sambil menarik napas dalam juga akan meningkatkan efek relaksasi pada tubuh. Selain itu, lakukan gerakan secara perlahan dan nyaman tanpa memaksakan diri agar terhindar dari cedera.
Rutinitas peregangan ringan merupakan langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga kesehatan tubuh setelah aktivitas padat kerja. Dengan melakukannya secara rutin, tubuh akan terasa lebih segar, pegal berkurang, dan kualitas hidup sehari-hari pun meningkat secara alami.





